Reborn 2026 Siap Minum Solar
Jakarta-Amphibi.net
(16-05-2026)
Struktur harga BBM akhir² ini sangat ngawur dan menjadi bentuk pembangkangan pada konstitusi berikut peraturan perundangan terkait dengan dalih Krisis Selat Hormus.
Pertamina seenaknya saja berspekulasi dalam memformukasikan harga BBM. Akibatnya jelas, target konservasi energi sektor transportation, berikut mitigasi GRK dan pengendalian emisi pencemaran udara dari kendaraan bermotor menjadi gagal total.
Padahal itu semua amanat konstitusi, Undang Undang (UU), Peraturan Pemerintah (PP) dan peraturan teknis pelaksanaanya. Di sisi lain dari sektor otomotif sudah investasi lebih dari Rp 800 T untuk adopsi teknologi advance untuk konservasi energi dan mitigasi emisi tersebut,
Selain konsumen harus membayar kendaraan yg dibeli lebih mahal ~40% terkait adopsi advance tech tersebut.
Semua itu gagal total sia-sia tak berguna karena Pertamina berspekulasi dalam formulasi harga BBM yang lebih berpihak pada BBM busuk yang ujungnya meningkatkan beban pengadaan BBM bagi pemerintah (pasokan dan subsidi harga).
Berikut dampaknya :
Pemilik kendaraan memodifikasi kendaraannya sehingga fungsi advance tech tersebut hilang, maka sia-sialah regulasi, investasi advance tech tersebut. Kedunguan tata pemerintahan yang dibiarkan.
Pada link di bawah ini terlihat si pemilik (1) menutup EGR, padahal EGR ini perannya antara lain mendaur ulang emisi CO2 dan H2 menjadi senyawa sebagai tambahan tenaga bagi kendaraan.
Kemudian pemilik juga (2) mem-by pass knalpot sehingga DPF menjadi tidak berfungsi. DPF yg dihubungkan ke ECU berperan dalam pengaturan komposisi BBM dan udara agar tercipta pembakaran yg paling efisien; selain mengoksidasi emisi pencemaran udara sehingga menjadi berkurang atau tidak beracun/berbahaya.
(red-kpbb)
Reborn 2026 Siap Minum Solar
Reviewed by Awan Pers
on
Mei 15, 2026
Rating:


Post a Comment